1. Kepariwisataan
Salah satu penyumbang dan pendorong perekonomian suatu daerah baik di tingkat desa/nagari dan kota ialah objek wisata. Objek wisata yang terdapat di Nagari Duku diantaranya Air Terjun Tujuh Tingkat dan Prasasti Makam Sultan. Air Terjun Tujuh Tingkat berada di tengah-tengah hutan dimana akses ke lokasi cukup sulit, namun pemandangan yang ditawarkan begitu indah dan memukau mata bagi wisatawan.
Tak hanya itu, Nagari Duku juga memiliki Prasasti Makam Sultan. Lokasi prasasti tersebut berada tidak jauh dari lokasi Wali Nagari ( jarak ± 200 m) dan terletak di atas perbukitan mengarah ke sawah milik masyarakat nagari. Prasasti ini bisa menjadi lokasi pembelajaran untuk anak-anak sekolah agar bisa mengetahui sejarah dan rasa menghormati para leluhurnya.
2. Keagamaan
Masyarakat Nagari Duku yang terdata menurut SINAR sejumlah 4777 orang dimana keseluruhannya memeluk agama Islam. Dalam menunjang kepribadian atau pembentukkan karakter yang mengikuti ajaran Islam, setiap anak yang melanjutkan sekolah kejenjang lebih tinggi harus bisa membaca Alqura’an apalagi dengan perkembangan zaman dengan mudahnya masuk pengaruh buruk dari luar yang bisa merusak poin-poin nilai agama, untuk itu menyikapi dan mengantisipasi di Nagari Duku secara pesat berdirinya tempat pengajian dan belajar agama baik dari MDA/TPQ dan TPA. Sekolah MDA/TPQ merupakan pendidikan agama yang diberikan kepada setiap anak di Nagari Duku rata-rata yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) untuk memberikan bekal Agama Islam kepada anak sejak dini dalam rangka mengenal ilmu Tauhid dan memahami kaidah-kaidah agama untuk mewujudkan siswa/i yang bisa tulis baca AlQur’an yang benar dalam melaksanakan ibadah dan berakhlak mulia. Nagari Duku sendiri memiliki lebih dari 2 Mesjid dan 1 Musholla.
3. Didikan Subuh
Didikan Subuh merupakan sebuah kegiatan pembinaan Santiwan dam santriwati di TPA untuk mengapresiasikan diri dalam bentuk penampilan bakat keagamaan dan ditutup dengan santapan rohani dari guru-guru TPA (Guru Pembimbing) kegiatan ini dilaksanakan pada setiap hari minggu disetiap TPQ/MDTA yang ada di Nagari Duku. Dalam rangka untuk memperkuat tali silatturrahmi dan persatuan antara santri-santri TPQ/MDTA yang ada di Nagari Duku.
4. Adat dan Kebudayaan
Dalam penerapannya secara umum adat Minangkabau mengajak kepada masyarakatnya agar bisa senantiasa bertingkah laku baik dan bermoral mulia, tata kehidupan masyarakat minangkabau didasarkan pada falsafah hidup adat Minangkabau yaitu Adat Basandi Syara’(ABS), Syara’ Basandi Kitabullah (SBK) yang mempunyai makna Syara’ Mangato Adat Mamakai.
Tata kehidupan masyarakat Nagari Duku selalu memegang teguh ajaran agama dan adat istiadat yang berlaku di Nagari. Penyelenggaraan pemerintahan dalam pelaksanaan pembangunan selalu menggunakan jalan musyawarah mufakat setiap pengambilan keputusan dengan melibatkan semua unsur masyarakat yang ada seperti niniak mamak, cadiak pandai, alim ulama, bundo kanduang dan pemuda yang terakomodir dalm wadah lembaga Badan Permusyawaratan Nagari. Di zaman era globalisasi sekarang, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi juga memberikan dampak negatif pada pelunturan nilai-nilai agama dan adat istiadat, disinilah peran penting tokoh agama dan adat untuk mengantisipasi dampak negatif masuknya pengaruh dari luar yang dapat merusak nlai-nilai agama dan adat istiadat tersebut dengan mendorong agar masyarakat dapat menghayati dan mengamalkan filosofis ABS-SBK dalam kehidupan sehari-hari.
5. Komoditas Pertanian dan Perkebunan
Luas Nagari Duku 20,41 killometer persegi atau 4,80 dari luas wilayah Kecamatan Koto XI Tarusan, dari kondisi topografi yang ada berpengaruh terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat, dan ketersediaan lahan, penggunaan lahan di Nagari Duku didominasi oleh areal perkebunan dan persawahan. Berdasarkan hal tersebut di atas penggunaan lahan perkebunan dan pertanian merupakan sektor andalan Nagari Duku sampai saat ini, hal ini didukung dengan kondisi alam seperti topografi, iklim, curah hujan dan tanah yang sangat mempengaruhi aktifitas perkebunan dan pertanian terutama komoditi gambir, karet, sawit dan padi.
Disamping pertanian tanaman pangan (padi), perkebunan di Nagari Duku merupakan potensi yang dapat dikembangkan bagi perekonomian masyarakat, luas lahan perkebunan di Kenagarian Duku lebih dari separoh luas wilayah Duku yang dominan dengan perkebunan gambir dan karet melihat tata letak perkebunan terdapat disemua Jorong.
6. Tim Penggerak PKK
Ketua : Endrawati, S.Ag
Dewan Penyantun : Eridal, PNK. Dt. Rajo Lelo
Sekretaris : Riri Yunafi
Bendahara : Cici Permata Sari
POKJA 1
Ketua : Novita Sari
Sekretaris : Elis Suryani
Bendahara : Gusleni
Anggota :
1. Nengsih Permata Sari
2. Yatna
3. Yurnalis
4. Ermiyanti
5. Helmaneli
6. Meriati
7. Sari Dewi
8. Yeni Sofyanti
9. Nova Wisma
POKJA 2
Ketua : Novia Fonzana
Sekretaris : Debi Dia Sari
Bendahara : Riz Juniza
Anggota :
1. India Fitri
2. Rita Siswani
3. Yuli Andriani
4. Resi Fitriani
5. Anggi Mustika Roza
6. Yut Desvita
7. Fitri Yuliani
8. Sri Putri Utami
9. Nora Afrina Yenti
10. Kiki Maria Ratna
11. Anisa Febiola
POKJA 3
Ketua : Desmianti
Sekretaris : Peni Yarma Yanti
Bendahara : Lola Yulia Riza
Anggota :
1. Rafniati
2. Ernita
3. Maida Eli
4. Dasmi Yenti
5. Afrina Sulastri
6. Ermawati
7. Iasni
8. Yusnidar
9. Melati Putri
10. Sri Nova Rita
POKJA 4
Ketua : Ramayuni
Sekretaris : Yulia Anita
Bendahara : Nofrianti
Anggota :
1. Desi Sofyanti
2. Amelia Anggun Putri
3. Resvi
4. Etti M
5. Fitri Yeni
6. Fitri Daweli
7. Rismaini
8. Deni Rahmi
7. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pendidikan persiapan yang dilakukan setiap anak sebelum memasuki sekolah dasar, dengan berkembangnya dunia pendidikan saat ini yang mengacu kepada KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) dan diiringi peningkatan perekonomian masyarakat keberadaan PAUD sangat diperlukan, hal ini dapat dilihat bahwa kualitas murid-murid SD yang mempunyai basis pendidikan PAUD akan berbeda tingkat kemampuanya dengan murid SD yang tidak memiliki latar belakang pendidikan PAUD, dilihat dari pengamatan di lapangan mutu pendidikan dan fasilitas yang dimiliki TK di Nagari Duku sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari segi bangunan dan Fasilitas yang dimiliki oleh sekolah tersebut.
8. Pendidikan Sekolah Dasar (SD)
Pendidikan dasar merupakan dasar dari semua kegiatan proses belajar dan mengajar mulai dari pengembangan ilmu, pembentukan karakter dan mental serta pengenalan lingkungan dan kreatifitas anak agar bisa berkembang dan siap melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, sekolah pendidikan dasar yang ada di Nagari Duku terdapat 3 buah Sekolah Dasar (SD).
9. Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Dalam Bidang pendidikan Nagari Duku mengalami perkembangan yang seknipikan ini terlihat dari banyaknya anak-anak dari Nagari Duku yang bersekolah dan melanjutkan pendidikan ke SLTA dan perguruan tinggi, di samping itu pemerintah juga sangat memperhatikan pendidikan di Nagari Duku ini terbukti dengan berdirinya SMP N 4 Kecamatan Koto XI Tarusan.
10. Kesehatan
Dalam bidang kesehatan masyarakat, Nagari Duku cukup peduli tentang kesehatan baik kesehatan pribadi maupun kesehatan lingkungan tempat tinggal mereka, dimana kita bisa melihat bagaimana masyarakat mau membersihkan pekarangan-pekarangan sendiri dan perkarangan sarana umum. Disamping itu masyarakat juga mendukung dari program program kesehatan dan Keluarga Berencana (KB), bisa kita lihat dimana di tempat-tempat pelayanan kesehatan masyarakat seperti Pos Yandu, ibu-ibu membawa balitanya ke Pos Yandu dan juga ibu-ibu yang memeriksakan kehamilan/ kesehatannya serta pelayanan KB.